1. Home
  2. Food

Surga Kuliner Malam Bandung 2026, Tempat Terbaik untuk Berbuka Puasa hingga Dini Hari

Bandung punya banyak spot street food malam yang cocok untuk berbuka puasa. Cek daftar lengkap lokasi, jam buka, dan tips kulineran malam di sini.

Paskal street food
Paskal street food

INFONA - Kalau kamu mengira Bandung hanya memesona di siang hari dengan deretan factory outlet dan kafe estetiknya, kamu mungkin belum benar-benar menjelajahi sisi malam Kota Kembang. Begitu matahari tenggelam di balik perbukitan, denyut kota justru terasa semakin hidup. Lampu-lampu gerobak menyala, asap sate mengepul di udara, dan suara tawa pengunjung menyatu dengan dinginnya angin malam khas Bandung.

Bagi wisatawan maupun warga lokal, kuliner malam bukan sekadar urusan perut. Ia sudah menjadi bagian dari gaya hidup, tempat bertemu, berbagi cerita, hingga berburu konten untuk media sosial. Dari kawasan legendaris hingga spot yang viral di TikTok, berikut daftar street food malam terbaik di Bandung tahun 2026 yang layak masuk bucket list perjalananmu.

1. Lengkong Night Street Food, Ikon Kuliner Malam yang Tak Pernah Sepi

Berada di kawasan Lengkong Kecil, Lengkong Night Street Food kerap disebut sebagai pusat jajanan malam paling legendaris di Bandung. Setiap pukul 18.00 WIB, koridor jalan ini berubah menjadi lautan aroma makanan dan obrolan hangat.

Dalam satu jalur yang relatif ringkas, pengunjung bisa menemukan beragam pilihan kuliner: sate asin pedas, baso goreng, seblak, nasi goreng, gyoza, hingga dessert kekinian. Konsepnya sederhana, deretan tenda dan gerobak, tetapi justru di situlah daya tariknya. Semua tersedia dalam jarak jalan kaki, membuat pengalaman kuliner terasa praktis dan menyenangkan.

  • Jam buka: 18.00–00.00 WIB

  • Lokasi: Jl. Lengkong Kecil, Bandung

  • Cocok untuk: Nongkrong santai bareng teman

2. Cibadak Culinary Night, Nuansa Tionghoa-Sunda yang Ikonik

Kawasan Jalan Cibadak dikenal sebagai pusat kuliner malam dengan sentuhan budaya Tionghoa yang kental. Di sepanjang jalan ini, pedagang menjajakan bakso goreng, nasi campur, bakmi, hingga dimsum dengan cita rasa autentik.

Lampion-lampion dan pencahayaan gerobak menciptakan suasana yang berbeda dibanding kawasan lain. Ramai selepas pukul 19.00 WIB, Cibadak menjadi destinasi favorit bagi pencinta kuliner klasik dengan harga bersahabat.

  • Jam operasional: Malam hingga dini hari

  • Cocok untuk: Pemburu kuliner khas Tionghoa

Braga Permai
Braga Permai

3. Braga Culinary Night, Jajan Sambil Menikmati Arsitektur Heritage

Berlokasi di Jalan Braga, kawasan ini memadukan street food dengan suasana heritage Eropa yang kuat. Gedung-gedung bergaya kolonial menjadi latar foto yang estetik, menjadikan pengalaman kuliner terasa lebih berkelas.

Mulai dari bacang, cilok, hingga pastri klasik bisa ditemukan di sini. Saat malam tiba, lampu temaram dan alunan musik jalanan menciptakan suasana romantis yang sulit ditandingi.

  • Jam operasional: Malam–dini hari

  • Cocok untuk: Wisata kuliner sekaligus berburu foto

4. Paskal Food Market, Street Food Modern dengan 1.000+ Menu

Terletak di kawasan Paskal Hypersquare, tepatnya di Jalan Pasir Kaliki, Paskal Food Market menawarkan konsep food market modern dengan area duduk luas.

Lebih dari 50 tenant menghadirkan ragam menu Nusantara, Western, hingga Korean food. Tempat ini ideal untuk rombongan besar karena hampir semua selera bisa terakomodasi dalam satu lokasi.

  • Jam buka: Sore–malam

  • Cocok untuk: Rombongan dan keluarga besar

5. Kawasan Cilaki (Taman Cibeunying), Lebih Tenang dan Adem

Berada di sekitar Taman Cibeunying di Jalan Cilaki, kawasan ini menawarkan suasana yang lebih santai. Deretan pedagang seperti sate taichan, misoa, dan aneka grill hadir di bawah rindangnya pepohonan.

Dibandingkan Lengkong atau Sudirman, atmosfer di sini cenderung lebih tenang. Cocok bagi yang ingin menikmati makan malam tanpa terlalu berdesakan.

6. Gegerkalong, Surga Jajan Mahasiswa

Terletak di wilayah Gegerkalong, kawasan ini identik dengan kehidupan mahasiswa. Harga makanan relatif ramah kantong, dengan pilihan sate, soto, martabak, hingga seblak.

Banyak “hidden gem” tersembunyi di gang-gang kecil yang belum banyak terekspos media sosial, tetapi kualitas rasanya tak kalah dari restoran ternama.

7. Nasi Kuning Pungkur 216, Andalan Tengah Malam

Bagi pencari makan tengah malam, Nasi Kuning Pungkur 216 di Jalan Pungkur No. 216 menjadi pilihan aman. Warung ini dikenal konsisten menyajikan nasi kuning lengkap dengan ayam goreng, tempe orek, sambal goreng, dan kerupuk.

Antrean kerap terlihat hingga dini hari, menandakan popularitasnya yang stabil dari tahun ke tahun.

8. Madtari, Nongkrong Hangat Favorit Anak Muda

Nama Madtari sudah lama dikenal di kalangan mahasiswa Bandung. Menu seperti roti bakar keju lumer, bakso, dan mie pedas menjadi favorit.

Dengan harga terjangkau dan suasana hangat, Madtari hampir tak pernah sepi, bahkan di tengah pekan.

9. Zona Merah Sukajadi, Buka hingga Pukul 04.00 WIB

Untuk night owl sejati, Zona Merah Sukajadi di Jalan Sukajadi No. 57 menawarkan konsep tusuk sate ala angkringan. Harga mulai Rp2.000 per tusuk, dengan pilihan jeroan, ayam, telur puyuh, hingga tahu-tempe.

Jam operasionalnya yang panjang, hingga pukul 04.00 WIB, membuat tempat ini jadi penyelamat saat sahur selepas nongkrong.

Lengkong Night Street Food dan Sudirman Street Day & Night Market termasuk yang paling ramai dan direkomendasikan wisatawan. Menjadi street food malam paling populer di Bandung?

Kuliner malam Bandung buka sampai jam berapa?

Sebagian besar kuliner malam Bandung buka mulai pukul 18.00 WIB hingga tengah malam, sementara beberapa tempat seperti Zona Merah Sukajadi buka hingga pukul 04.00 WIB.

Paskal Food Market
Paskal Food Market

Tips Kulineran Malam di Bandung

  • Datang di hari kerja untuk menghindari antrean panjang akhir pekan.

  • Siapkan uang tunai, meski sebagian sudah menerima QRIS.

  • Kenakan jaket karena suhu malam Bandung bisa cukup dingin.

  • Cek prakiraan cuaca sebelum berangkat, karena beberapa spot berbasis outdoor.

Dengan pilihan yang semakin beragam dan suasana yang terus berkembang, kuliner malam Bandung pada 2026 menunjukkan bahwa Kota Kembang bukan hanya destinasi wisata siang hari. Justru ketika malam tiba, pesonanya terasa lebih hidup, dan, sedikit demi sedikit, bikin susah move on.

Penulis: WD Nursari

Editor: Tim infona.id