10 Jajanan Khas Bandung 2026 Yang Sedang Viral dan Paling Diburu, dari Bakery Hits sampai Street Food Legendaris
Bandung nggak pernah kehabisan jajanan hits! Ini dia daftar jajanan khas Bandung yang lagi viral 2026, dari street food legendaris sampai bakery kekinian.

INFONA - Bandung seolah tak pernah kehilangan daya tariknya sebagai destinasi wisata kuliner. Setiap tahun, bahkan setiap musim, selalu muncul jajanan baru yang mendadak viral di TikTok dan Instagram.
Antrean panjang di depan toko, video “taste test” yang tembus jutaan views, hingga ulasan food vlogger yang memancing rasa penasaran, semuanya menjadi bukti bahwa Kota Kembang memang hidup dari kreativitas rasa.
Memasuki 2026, tren kuliner Bandung semakin dinamis. Bukan hanya soal rasa, tetapi juga visual, konsep, hingga cerita di balik produk. Dari bakery artisan yang rilis menu musiman, street food legendaris yang kembali naik daun, sampai jajanan nyeleneh berbahan “rumput goreng”, semuanya sukses mencuri perhatian wisatawan.
Bagi Anda yang berencana liburan ke Bandung atau sekadar ingin tahu apa saja jajanan yang sedang viral tahun ini, berikut daftar lengkap kuliner hits Bandung 2026 yang paling banyak dicari dan dibicarakan.

1. Roti Hokkaido Drunk Baker, Antrean Pagi yang Tak Pernah Sepi
Nama Drunk Baker hampir selalu muncul dalam daftar bakery viral Bandung. Berlokasi di kawasan Cihapit, Bahureksa, toko roti artisan ini dikenal lewat roti Hokkaido milk bread yang lembut, creamy, dan tampil estetik di media sosial.
Keunikan Drunk Baker terletak pada konsep seasonal menu. Varian toast dan pastry mereka berganti sesuai musim, sehingga pengunjung selalu menemukan kejutan baru setiap kali datang. Strategi ini membuat pelanggan rela datang pagi-pagi demi menghindari kehabisan stok.
Jam buka: pagi hingga siang
Lokasi: Cihapit/Bahureksa, Bandung
Tips: Datang sebelum pukul 09.00 WIB saat rilis menu baru.
2. Pavlova Musim Buah Seroja Bake, Jajanan Nusantara Bergaya Modern
Masih di kawasan Cihapit, Seroja Bake berhasil memadukan cita rasa tradisional dengan presentasi modern.
Menu andalannya, Pavlova Musim Buah dan Sagumisu (sagu dengan sentuhan tiramisu), menjadi konten favorit di TikTok. Visualnya cantik, warna-warni, dan “Instagramable”. Namun bukan hanya tampilan yang dijual, rasanya tetap akrab di lidah Indonesia.
Konsep ini menjawab tren kuliner 2026: nostalgia rasa lokal dengan kemasan premium.
Lokasi: Cihapit, Bandung
Cocok untuk: oleh-oleh sekaligus konten FYP
3. Sate Jando, Sensasi Gajih di Balik Gedung Sate
Di belakang Gedung Sate, ada jajanan unik bernama Sate Jando. Berbeda dari sate pada umumnya, menu ini menggunakan gajih (lemak sapi) sebagai bahan utama.
Teksturnya kenyal dengan sensasi juicy yang khas saat dibakar di atas arang. Aroma asapnya menggoda, sementara bumbu kacangnya memberi sentuhan manis-gurih.
Bagi pecinta kuliner ekstrem atau pencari pengalaman baru, sate ini wajib masuk daftar coba.
Lokasi: Area belakang Gedung Sate
Harga: relatif terjangkau
Catatan: Tidak cocok bagi yang menghindari makanan berlemak tinggi.
4. Cuanki Serayu, Legenda yang Kembali Viral
Tak lengkap membahas kuliner Bandung tanpa menyebut Cuanki Serayu. Meski bukan pemain baru, cuanki ini konsisten viral berkat ulasan food vlogger yang menyebutnya sebagai “cuanki terenak sepanjang masa”.
Bakso ikan kukus, tahu, dan siomay disajikan dalam kuah kaldu ringan yang gurih. Porsinya pas dan harganya bersahabat.
Alamat: Jl. Serayu No. 2, Cihapit
Jam buka: 11.00–19.00 WIB
Waktu terbaik datang: sebelum jam makan siang

5. Slim Toast, Tren Roti Tipis Lumer
Slim Toast menjadi fenomena baru di berbagai bazaar dan pop-up kuliner Bandung. Konsepnya sederhana: roti tipis dengan topping creamy yang lumer saat dipotong.
Menu ini kerap muncul dalam event musiman, termasuk di Tenth Avenue Mall. Visualnya yang “meleleh sempurna” membuatnya sering masuk FYP.
Karena sifatnya pop-up, lokasi dan jadwal bisa berubah. Disarankan memantau media sosial tenant terkait.
6. Kopi Saring Sinar Pagi, Sarapan Subuh yang Diburu
Bagi pencinta sarapan pagi, Kopi Saring Sinar Pagi di Cihapit menawarkan pengalaman berbeda.
Warung tenda jadul ini menyajikan kopi saring klasik dipadukan dengan menu khas Pontianak seperti roti srikaya dan nasi telur. Suasananya sederhana, namun justru itulah yang membuatnya autentik.
Antrean akhir pekan bisa mengular, terutama selepas subuh.
Jam buka: subuh hingga siang
Tips: Datang sebelum pukul 07.00 WIB
7. Abon Gulung Siliwangi, Oleh-oleh Alternatif
Abon Gulung Siliwangi menjadi pilihan oleh-oleh baru yang naik daun pada 2025–2026. Cita rasanya gurih-manis dengan tampilan praktis dan mudah dibawa.
Produk ini menawarkan alternatif selain pisang bolen atau brownies yang sudah terlalu mainstream.
8. Seblak Lengkong, Surga Street Food Malam
Kawasan Lengkong Culinary Night dan Cibadak Culinary Night menjadi pusat seblak viral.
Seblak Bandung dikenal dengan bumbu kencur pedas yang khas. Topping-nya pun variatif, mulai dari ceker hingga seafood. Sensasi pedasnya sering jadi bahan challenge di media sosial.
Waktu terbaik berkunjung adalah malam hari, ketika suasana lesehan di pinggir jalan terasa lebih hidup.
9. Bolu Pisang Viral, Oleh-oleh Kekinian
Tren bolu pisang kembali menguat pada 2026 dengan inovasi butter pelengkap seperti kayu manis, vanilla, hingga stroberi.
Varian rasa pisang cokelat, keju, dan kacang menjadikan bolu ini sebagai oleh-oleh alternatif yang kompetitif di pasar kuliner Bandung.
10. Jukut Goreng, Rumput Goreng yang Bikin Penasaran
Jukut Goreng atau rumput goreng berbahan selada air menjadi jajanan paling nyeleneh tahun ini. Digoreng hingga crispy, teksturnya renyah dan gurih.
Meski terdengar unik, banyak food vlogger menyebutnya sebagai hidden gem kuliner Bandung.
Jangan lewatkan untuk menjelajah pusat street food malam Bandung, di Lengkong Culinary Night dan Cibadak Culinary Night yang menjadi lokasi favorit.

Tips Wisata Kuliner Bandung agar Tidak FOMO
Datang pagi untuk bakery viral, stok sering habis sebelum siang.
Pantau Instagram dan TikTok kuliner Bandung untuk info pop-up terbaru.
Siapkan uang tunai untuk street food kaki lima.
Hindari akhir pekan jika tidak ingin antre panjang.
Dengan kombinasi rasa autentik, inovasi visual, dan kekuatan media sosial, Bandung kembali membuktikan diri sebagai barometer tren kuliner nasional. Tahun 2026 baru berjalan, tetapi daftar jajanan viralnya sudah bikin perut ikut scrolling.
Penulis: WD Nursari
Editor: Tim infona.id








