Bukan Soal Gaya: Ini Motor Ojol Paling Cepat Balik Modal di 2026
Bukan orderan yang bikin tekor, tapi motor yang salah. Di harga BBM yang fluktuatif, potongan aplikasi, dan persaingan makin ketat, fokuslah pada motor kerja

INFONA - Bagi mitra pengemudi ojek online—Gojek, Grab, Maxim, hingga inDrive—sepeda motor bukan sekadar alat transportasi. Ia adalah mesin pencetak uang.
Masuk 2026, banyak driver baru mulai sadar satu hal penting: bukan orderan yang bikin tekor, tapi motor yang salah. Di tengah harga BBM yang fluktuatif, potongan aplikasi, dan persaingan makin ketat, memilih motor yang boros bisa langsung memangkas pendapatan bersih harian.
Motor keren memang enak dipandang. Tapi di lapangan, motor seperti itu sering kalah di bensin, cicilan, dan biaya servis. Ujung-ujungnya, uang yang dibawa pulang ke rumah jadi jauh berkurang.
Rumus Cepat Balik Modal untuk Ojol
Sebenarnya, rumus motor ojol cepat balik modal (ROI) itu sederhana:
Harga beli & cicilan ringan + bensin dan servis murah + harga jual kembali stabil
Jika Anda berencana mengambil kredit motor ojol di awal 2026, fokuslah pada motor kerja. Bukan motor pamer.
Berikut 3 motor ojol paling efisien di 2026 yang masuk akal secara hitungan dan terbukti di lapangan.
1. Honda BeAT Sporty CBS – Paling Aman & Paling Irit
Honda BeAT masih jadi motor ojol paling irit 2026. Motor ini bukan dibuat untuk gaya, tapi untuk driver yang ingin uangnya benar-benar tersisa.
Kenapa BeAT cepat balik modal?
BBM super irit: Mesin eSP 110 cc bisa menghemat Rp10.000–Rp15.000 per hari dibanding matic 125 cc. Sebulan, hematnya bisa tembus Rp450.000.
Servis murah & mudah: Kampas rem, roller, ban, dan oli tersedia di mana-mana dengan harga terjangkau.
Harga jual kembali kuat: BeAT bekas cepat laku jika ingin berhenti narik atau ganti motor.
Estimasi Kredit 2026:
Harga OTR: ± Rp19,1 juta
Cicilan tenor 47 bulan: mulai Rp790.000-an per bulan
Untuk akun Gojek atau Grab reguler, ini adalah pilihan paling aman.
2. Yamaha Gear 125 – Lebih Kuat untuk Beban Berat
Jika Anda sering dapat order antar makanan, kirim barang, atau penumpang berbobot besar, Yamaha Gear 125 layak dipertimbangkan.
Kelebihannya untuk ojol:
Mesin 125 cc lebih bertenaga, tidak cepat ‘ngeden’ di tanjakan atau saat bawa muatan.
Dek kaki rata dan luas, memudahkan bawa barang besar.
Lebih awet untuk kerja berat dibanding matic kecil.
Estimasi Kredit 2026:
Harga OTR: ± Rp19,5–20 juta
Cicilan tenor 35 bulan: Rp850.000–Rp950.000 per bulan
Lebih mahal dari BeAT, tapi sebanding dengan tenaga yang didapat.
3. Honda Revo Fit – Senjata Rahasia Ojol Senior
Motor bebek mungkin jarang dilirik, tapi bagi ojol senior, Honda Revo Fit adalah motor paling hemat biaya.
Kenapa Revo Fit sangat irit?
Tanpa CVT dan V-belt, tidak ada biaya rutin mahal seperti skutik.
Perawatan rantai dan gear set murah dan tahan banting.
Harga paling rendah di kelasnya.
Estimasi Kredit:
Harga OTR: ± Rp16,5 juta
Cicilan: mulai Rp600 ribuan per bulan
Ini pilihan terbaik untuk mengejar margin bersih tertinggi.
Hitungan Nyata: Motor Kerja vs Motor Gaya
Dengan pendapatan kotor Rp300.000 per hari:
Motor kerja (BeAT) → sisa bersih sekitar Rp210.000
Motor gaya (skutik besar) → sisa bersih sekitar Rp170.000
Ada selisih Rp40.000 per hari atau Rp1,2 juta per bulan yang hilang hanya karena salah motor.
Agar Kredit Motor Ojol Mudah ACC
DP minimal 15–20% agar leasing lebih percaya.
Lampirkan bukti akun aktif (riwayat pendapatan 3 bulan).
Pilih tenor panjang supaya cicilan aman saat orderan sepi.
Untuk 2026, Honda BeAT tetap pilihan paling logis untuk sebagian besar driver ojol. Yamaha Gear 125 cocok untuk medan dan beban berat, sementara Honda Revo Fit unggul untuk efisiensi ekstrem.
Di dunia ojol, motor bukan soal gengsi.
Yang penting bukan terlihat keren di parkiran, tapi tetap ada sisa uang saat pulang ke rumah.
Penulis: Sanny Abraham
Editor: Tim infona.id




